INOVASI PUJANGGA ((PELAYANAN IMUNISASI JEMPUT ANAK BARENG KELUARGA)
Rendahnya akses terhadap pelayanan imunisasi dan kesehatan lainnya di masa pandemi memberikan PR tersendiri dalam pelaksanaan program imunisasi. Pada tahun 2024 dilaporkan, sebanyak 2,8 juta anak yang tidak atau belum mendapatkan imunisasi lengkap di tahun 2021-2023. Cakupan imunisasi yang rendah berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (KLB PD3I). Berbagai alasan anak tidak diimunisasi antara lain takut demam, keluarga tidak mengizinkan, pos imunisasi terlalu jauh, orang tua sibuk, anak sering sakit, tidak tahu tempat pelayanan imunisasi dan kurangnya informasi dari pertugas kesehatan. Penolakan vaksin dengan berbagai alasan di beberapa daerah cenderung meningkat, hal ini memperngaruhi cakupan imunisasi (Riskesdas, 2013). Diperlukan inovasi untuk meminimalkan jumlah anak yang belum diimunisasi (Left Out) dan tidak lengkap imunisasi (Drop Out) dengan cara menemukan anak yang belum mendapatkan pelayanan imunisasi atau tidak memperoleh imunisasi sesuai jadwal agar dapat segera diberikan. PUJANGGA adalah pelayanan imunisasi secara home visit (kunjungan rumah) dengan tujuan untuk mengejar status imunisasi pada anak yang belum lengkap. Syarat : - Anak usia 24 - 59 bulan - Bukti status imunisasi yang belum lengkap menggunakan Buku KIA - Domisili wilayah kerja Puskesmas (Jurangombo Utara, Jurangombo Selatan, Magersari) - Rutin mengikuti posyandu Alur Pelayanan: - Lapor ke kader saat posyandu apabila anak anda belum mendapatkan imunisasi lengkap - Kader akan melapor kepada Petugas Puskesmas - Petugas Puskesmas melakukan verifikasi data - Petugas melakukan imunisasi Home Visit